"Menghadirkan Kristus adalah hal yang bisa kita lakukan sendiri"
(Riwayat hidup 12.4)
Apa sesungguhnya cara-cara yang dikatakan oleh Santa Teresa yang harus kita tekuni? Tekun, bagaimana caranya?
Ada hal-hal yang harus kita lakukan dengan pikiran kita. Saat kita sedang mencoba untuk mempelajari meditasi ini, apa yang disibukkan oleh otak kita? Jika kita tidak sedang berpikir tentang sesuatu, kita secara alamiah berpikir tentang diri kita sendiri dan tentang kebahagiaan atau kesedihan kita. Karena itu, jika kita sedang mencoba untuk tumbuh dalam doa dan relasi “dengan Dia yang kita tahu sangat mengasihi kita,” nyatalah bahwa pikiran kita harus disibukkan denganNya.
“Di tahap ini (meditasi) jiwa bisa berbuat banyak untuk membangkitkan cinta, banyak niat untuk melayani Allah dan tindakan-tindakan lain untuk menumbuhkan berbagai kebajikan… Jiwa bisa menempatkan dirinya sendiri di hadapan Kristus dan membiasakan diri untuk dikobarkan dengan cinta kepada kemanusiaanNya yang kudus. Jiwa bisa menghadirkanNya dan berbicara denganNya, meminta kebutuhan dan mengeluh tentang pekerjaannya, senang dengan Dia dalam kenikmatan dan tidak melupakan Dia karena masalah-masalah itu, mencoba berbicara kepadaNya, bukan melalui doa tertulis tetapi dengan kata-kata yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya” (Riwayat Hidup 12.2).
Anda sedang menghabiskan waktu dengan Dia. Iman Anda mengatakan kepada Anda bahwa Ia hadir. Jika Anda tidak sering mengingatkan diri Anda, Anda akan mudah lupa karena ada banyak hal yang berlomba-lomba menarik perhatian Anda. Selain itu, Anda harus menghadapi semua hal itu, walaupun, saat Anda menghadapinya, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian, maka Anda akan menghadapinya secara berbeda.
“Metode untuk menghadirkan Kristus kepada kita sangat bermanfaat di semua tahap” (Riwayat Hidup 12.3).
Selagi Anda sibuk menggunakan energi Anda untuk memusatkan pikiran Anda kepada kehadiran Kristus di dalam diri Anda, Allah sedang sibuk memberi pertumbuhan kepada roh Anda. Ingatlah selalu bahwa Allah sedang mencari Anda, lebih daripada Anda sedang mencari Dia.
Ingatkanlah diri Anda sesering mungkin sepanjang hari bahwa Anda tidak sendirian, khususnya saat Anda berpikir bahwa Anda sendirian. Hadirkanlah Dia dalam segala peristiwa hidup Anda. Kemudian ketika saatnya tiba untuk meluangkan waktu untuk sungguh berbicara dengan Dia, waktu itu mungkin akan terasa lebih mudah.
Ketekunan. Niat. Mengingat. Kehadiran.
Dikutip dari buku: P. Aloysius Deeney, OCD, Renungan-Renungan Santa Teresa Dari Yesus dan Santo Yohanes Dari Salib,
(Yogyakarta: Nyala Cinta, 2022), hlm. 86-87.