Alasan dari kekeringan ini adalah karena Allah memberikan karunia dan kekuatan-Nya dari inderawi ke rohani. Karena bagian inderawi dari jiwa tidak mampu menerima karunia rohani, maka ia tetap menderita kekurangan, kering, dan kosong. Oleh karena itu, sementara roh menikmati karunia tersebut, daging tidak merasakan apa-apa dan menjadi lemah dalam pekerjaannya. Namun, melalui karunia ini, roh menjadi lebih kuat dan waspada, serta lebih sungguh-sungguh daripada sebelumnya agar tidak mengecewakan Allah.
St. Yohanes dari Salib, Buku Kumpulan Karya St. Yohanes dari Salib, Malam Gelap, Buku 1 Bab 9 no.4, hal.491 (lengkap Bab 9), terj. Kieran Kavanaugh O.C.D. & Otilio Rodriguez O.C.D., ICS Publications, 2017
Refleksi:
St. Yohanes dari Salib berbicara tentang “malam gelap”, di mana iman tumbuh di tengah kekeringan atau perjuangan rohani. Jadwal kita yang begitu padat bisa terasa seperti sebuah gurun rohani, tetapi menaruh kepercayaan kepada Tuhan dalam masa-masa ini dapat membersihkan dan menyucikan jiwa.
Kitab Suci:
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.
(Mazmur 23:4)
KGK:
Lalu kita perlu berpaling kepada saksi-saksi iman: Abraham, yang terus saja “berharap dan percaya meskipun tidak ada dasar untuk berharap lagi” (Rm 4:18); Perawan Maria yang “maju dalam ziarah iman” (LG 58) malahan masuk “dalam kegelapan iman” (RM 18), dengan mengambil bagian dalam kesengsaraan dan kegelapan makam Puteranya dan masih banyak lagi saksi-saksi iman: “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan” (Ibr 12:1-2).
(165)
Aplikasi:
Ketika Anda merasa kering secara rohani selama minggu ini, lakukan tindakan iman yang sederhana dengan berdoa secara singkat seperti: “Ya Yesus, aku percaya bahwa Engkau selalu hadir bersamaku.” Dan percayalah bahwa Dia bekerja dalam diri Anda.
Doa:
Tuhan, tuntunlah aku melalui kegelapan dengan kepercayaan yang tak tergoyahkan kepada-Mu.
SOLO DIOS BASTA
SAQM